SLB PUTRA HARAPAN

SMALB

SMALB

Pembelajaran SMALB berfokus pada pengembangan keterampilan hidup, vokasi, dan akademik fungsional guna membentuk kemandirian peserta didik melalui pengalaman belajar yang praktis, kontekstual, dan sesuai dengan potensi masing-masing. 

Peserta didik diharapkan mampu melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri, memiliki keterampilan vokasi sederhana sebagai bekal untuk bekerja atau berwirausaha, serta mampu berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan sosial. Selain itu, lulusan juga diharapkan memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta rasa percaya diri sehingga dapat berpartisipasi secara positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

WhatsApp Image 2026-02-18 at 20.16.56

Fokus Pembelajaran

Pembelajaran pada jenjang SMALB SLB Putra Harapan berfokus pada pengembangan keterampilan hidup (life skill), keterampilan vokasi, serta kemampuan akademik fungsional yang mendukung kemandirian peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran dirancang melalui kegiatan yang bersifat praktis dan kontekstual, seperti keterampilan mengelola aktivitas sehari-hari, keterampilan sosial, serta pengembangan keterampilan vokasi yang disesuaikan dengan potensi masing-masing peserta didik. Selain itu, peserta didik juga dibekali kemampuan akademik dasar atau pengetahuan fungsional yang tujuannya peserta didik dapat mengimplementasikan pengetahuan yang dimiliki dalam kehidupan sehari-harinya.

Sistem Pembelajaran di SMALB Putra Harapan dilaksanakan secara fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan masing-masing peserta didik melalui Individual Education Program (IEP). 

Selanjutnya, proses pembelajaran lebih ditekankan pada kegiatan praktik langsung (learning by doing) dan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar yang nyata melalui berbagai kegiatan keterampilan dan aktivitas kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran juga dilaksanakan melalui pembiasaan kegiatan yang melatih kemandirian, seperti merawat diri, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan aktivitas sosial dan ibadah. Dalam pelaksanaannya, guru memberikan pendampingan secara bertahap sesuai dengan kemampuan peserta didik serta melakukan evaluasi perkembangan secara berkala. Selain itu, sekolah juga menjalin kerja sama dengan orang tua agar keterampilan yang dipelajari di sekolah dapat dilatih dan diterapkan secara konsisten di lingkungan rumah.

 
Scroll to Top